KEMAMPUAN TRANSLASI ANTAR REPRESENTASI MATEMATIKA SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA

Abstrak: Kemampuan translasi antar representasi matematika merupakan satu dari beberapa kemampuan yang diperlukan dalam proses pemecahan masalah. Proses translasi antar representasi adalah proses perubahan dari suatu bentuk representasi ke bentuk representasi lain. Indikator proses translasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah unpacking source, preliminary coordinator, constructing the target, dan determining equivalence. Salah satu materi yang menggunakan berbagai representasi matematika adalah materi sistem persamaan linear dua variabel. Bentuk-bentuk representasi yang digunakan antara lain: representasi verbal, simbolik, dan visual. Kemampuan siswa dalam melakukan proses translasi antar representasi dapat berbeda-beda bergantung pada kemampuan matematika siswa, yang terdiri dari kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan translasi antar representasi matematika siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah dalam memecahkan masalah sistem persamaan linear dua variabel.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa kelas VIII-1 SMPN 1 Dawarblandong, Mojokerto tahun pelajaran 2015/2016 yang masing-masing berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah dan berjenis kelamin sama. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan pemberian tes pemecahan masalah dan metode wawancara. Data dianalisis berdasarkan kegiatan yang mungkin muncul di setiap tahap proses translasi, dari representasi verbal ke simbolik dan visual, dari representasi simbolik ke visual dan verbal, dan dari representasi visual ke verbal dan simbolik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi mampu mencapai seluruh tahap proses translasi untuk keenam translasi, yaitu translasi representasi verbal ke simbolik dan visual, representasi simbolik ke visual dan verbal, dan representasi visual ke verbal dan simbolik. Kemampuan translasi siswa berkemampuan matematika sedang yaitu mampu mencapai keseluruhan tahap proses translasi untuk translasi representasi verbal ke simbolik, representasi simbolik ke verbal, dan representasi visual ke verbal. Hal ini dikarenakan siswa cenderung mengalami kesulitan pada tahap constructing the target, sehingga representasi target yang dibentuk tidak sesuai dengan representasi awal. Kemampuan translasi siswa berkemampuan matematika rendah yaitu mampu mencapai keseluruhan tahap proses translasi untuk translasi representasi simbolik ke verbal saja. Hal ini dikarenakan siswa cenderung mengalami kesulitan pada tahap preliminary coordinator, sehingga tidak dapat menentukan langkah pembentukan representasi target.
Kata kunci: Translasi, Representasi, Kemampuan Matematika   
Penulis: Dhini Marliyanti
Kode Jurnal: jpmatematikadd160237

Artikel Terkait :