IDENTIFIKASI KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI SMP DITINJAU DARI LEVEL FUNGSI KOGNITIF RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING
Abstrak: Kemampuan matematika
siswa dalam menyelesaikan masalah merupakan salah satu kemampuan yang penting
untuk diketahui oleh pendidik terutama pada pembelajaran geometri SMP yang
masih dianggap sulit oleh siswa. Hal ini didukung dengan masih rendahnya daya
serap materi bangun datar pada UN SMP tahun 2014. Salah satu penyebab kegagalan
siswa dalam menyelesaikan masalah geometri yaitu kurangnya prasyarat kognitif
umum dimana kognitif ini sendiri mempengaruhi bagaimana siswa menerima,
mengolah, dan memanggil informasi kembali dalam penyelesaian masalah. Sedangkan
dalam menyelesaikan suatu masalah, dibutuhkan kegiatan berpikir matematis rigor
yang mengacu pada ketelitian dan kelogisan jawaban. Dalam berpikir matematis
rigor atau biasa disebut dengan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) terdapat 3
level fungsi kognitif yang digunakan yaitu level 1 – berpikir kualitatif, level
2 – berpikir kuantitatif dengan ketelitian, serta level – 3 berpikir logis
relasional abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikankemampuan
matematika siswa pada level 1, 2, dan 3 fungsi kognitif RMT dalam menyelesaikan
masalah geometri SMP.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa kelas VII-DSMPN 1 Krian
tahun ajaran 2015/2016 yang masing-masing mewakili level 1, 2, dan 3 fungsi
kognitif RMTsertaberjenis kelamin sama. Metode pengumpulan data yang digunakan
yaitu metode tes dan wawancara. Data dianalisis berdasarkan indikator kemampuan
matematika dalam menyelesaikan masalah serta kegiatan yang mungkin muncul pada
saat subjek menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan
matematika dalam menyelesaikan masalah geometri SMP dari ketiga subjek mulai
dari subjek pada level berpikir kualitatif hingga subjek pada level berpikir
logis relasional abstrak. Subjek pada level berpikir kualitatif hanya mampu memenuhi
satu indikator saja yaitu memahami masalah. Subjek pada level berpikir
kualitatif membuat sketsa yang tidak sesuai permasalahan, serta menggunakan
rumus yang salah dan strategi yang tidak tepat. Subjek pada level berpikir
kuantitatif dengan ketelitian juga hanya mampu memenuhi 1 indikator secara
sempurna yaitu memahami masalah. Namun, subjek pada level berpikir kuantitatif
dengan ketelitian sudah mampu merencanakan langkah penyelesaian yang tepat
dalam penyelesaian masalah meskipun strategi yang dipilih dan diterapkan tidak
sesuai sehingga jawaban yang dihasilkan salah. Sedangkan subjek pada level
berpikir logis relasional abstrak mampu memenuhi keempat indikator kemampuan
matematika dalam menyelesaikan masalah dengan baik. Subjek pada level berpikir
logis relasional abstrak mampu memahami masalah secara lengkap, membuat sketsa
yang sesuai dengan permasalahan asal, merencanakan strategi penyelesaian yang
tepat, dan mampu memeriksa kembali hasil jawabannya dengan baik.
Kata Kunci: Kemampuan
Penyelesaian Masalah, Rigorous Mathematical Thinking (RMT), Geometri, Level
fungsi kognitif RMT
Penulis: Dhita Bella Pertiwi, Dr.
Pradnyo Wijayanti, M.Pd.
Kode Jurnal: jpmatematikadd160236