KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVER-INTROVER
Abstract: Kurikulum 2013
menekankan pada pembelajaran saintifik. Pada pembelajaran matematika,
langkah-langkah pendekatan saintifik salah satunya dengan memodelkan soal
cerita ke dalam bentuk matematika. Dalam penyelesaian soal cerita tidak hanya
memperhatikan jawaban akhir, tetapi juga proses penyelesaian harus
diperhatikan. Pada saat siswa menyelesaikan soal cerita, terjadi proses
berpikir sehingga samapai pada suatu penyelesaian. Setiap siswa dimungkinkan
mempunyai cara berpikir yang berbeda sebagai akibat dari perbedaan sifat atau
kepribadian yang dimiliki setiap individu. Hal tersebut membuat peneliti ingin
mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi
sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari kepribadian ekstrover-
introver.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peneliti melaksanakan
penelitian di kelas VIII-C SMP Negeri 26 Surabaya semester genap tahun ajaran
2013-2014. Langkah awal dalam penelitian ini adalah memberikan tes kepribadian
kepada seluruh siswa kelas VIII-C di SMP Negeri 26 Surabaya yang bertujuan
untuk memilih 2 siswa yang akan menjadi subjek penelitian, yaitu 1 siswa
berkepribadian ekstrover, dan 1 siswa yang berkepribadian introver. Kedua siswa
yang terpilih mengerjakan soal tes untuk mengetahui proses berpikir siswa dalam
menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel. Data
yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil tes dan hasil wawancara.
Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menyimpulkan bahwa setiap tipe
kepribadian cenderung memiliki ciri tersendiri pada setiap langkah dalam
menyelesaikan soal cerita. Pada tahap memahami, kedua subjek dapat menceritakan
kembali apa yang diketahui, dan ditanyakan dalam soal dengan kalimat sendiri.
Dalam merencanakan penyelesaian, masing-masing subjek mempunyai strategi yang
berbeda. Sedangkan pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa
kembali penyelesaian, kedua subjek mengaitkan penyelesaian yang diperoleh
dengan persamaan yang diketahui pada soal.
Penulis: RATNA DEVI SUSANTI
Kode Jurnal: jpmatematikadd141211