Keefektifan Pendekatan PBL dan Discovery Setting TPS Ditinjau dari Prestasi, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Kepercayaan Diri Siswa
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan dan perbedaan keefektifan antara
pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan setting
pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan discovery
dengan setting Think Pair Share (TPS) ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan
berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa SMK Negeri 1 Cangkringan, Sleman,
Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain
nonequivalent groups pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas X SMK N 1 Cangkringan, Sleman, Yogyakarta yang
terdiri atas enam kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X TKR-1 dan X
TKR-2. Untuk mengetahui keefektifan masing-masing pendekatan pembelajaran
digunakan uji one sample t-test dan untuk mengetahui perbedaan keefektifan
kedua pendekatan tersebut digunakan analisis multivariat menggunakan uji T2
Hotteling’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PBL dengan setting
TPS efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis, tetapi tidak efektif
ditinjau dari prestasi belajar dan kepercayaan diri siswa; pendekatan discovery
dengan setting TPS efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan prestasi
belajar siswa, tetapi tidak efektif ditinjau dari kepercayaan diri siswa; dan
tidak terdapat perbedaan keefektifan antara pendekatan PBL dengan setting TPS
dan pendekatan discovery dengan setting TPS ditinjau dari prestasi belajar,
kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa.
Kata kunci: problem based
learning, PBL, think pair share, TPS, discovery, prestasi belajar, kemampuan
berpikir kritis, kepercayaan diri siswa
Penulis: Berta Apriza, Ali
Mahmudi
Kode Jurnal: jpmatematikadd150790