KEBIASAAN MAKAN PAGI PADA ANAK USIA SD DAN HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KESEHATAN DAN PRESTASI BELAJAR
ABSTRACT: Makanan sehari-hari
yang dipilih dengan baik akan memberikan semua zat yang diperlukan oleh tubuh
untuk hidup sehat. Khususnya untuk anak usia sekolah dasar yang dikategorikan
masih dalam taraf perkembangan dan pertumbuhan, maka makan pagi sangat
diperlukan untuk menunjang aktivitasnya. R.E.Kleinman (2013), mengatakan bahwa
anak yang tidak sarapan pagi cenderung tidak konsentrasi dalam belajar. Tujuan
penelitian ini untuk mengidentifikasi: (1) seberapa banyak anak usia SD membiasakan makan pagi sebelum berangkat sekolah. (2) penyebab
anak usia SD tidak makan pagi sebelum berangkat
sekolah. (3) hubungan makan pagi
dengan tingkat kesehatan dan prestasi belajar
anak usia SD. Metode yang digunakan metode kuantitatif. Informasi
pengambilan data digali melalui survai, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian
menunjukkan:(1) 89,66% anak setiap pagi selalu makan pagi sebelum
berangkat sekolah. (2) 43,11% anak usia
SD kelas 2 tidak makan pagi sebelum berangkat sekolah dikarenakan bangun
kesiangan. (3) Hubungan antara makan
pagi dengan tingkat kesehatan dan prestasi belajar anak SD kelas 2 di
wilayah Kelurahan Pondok Benda tidak begitu erat, dikarenakan adanya faktor genetik.
Penulis: Sukiniarti
Kode Jurnal: jpbiologidd150953