Ekstrak daun api-api (Avicennia marina) sebagai antibakteri dan pengawet alami ikan tongkol (Euthynus affinis) segar

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun api-api sebagai antibakteri dan pengawet alami untuk memperlama masa penyimpanan ikan. Metode yang digunakanadalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dariperlakuan konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% ekstrak, kontrol positif, dan kontrol negatif. Jumlahkoloni bakteri dianalisis dengan Anava dan uji Jarak Nyata Terdekat Duncan (JNTD) pada taraf0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan jumlah koloni bakteri padaperlakuan 20% ekstrak (P4) selama masa penyimpanan 12 jam dan 24 jam sebanyak 34 dan 37koloni. Pengujian fisik ikan paling baik pada pemberian ekstrak 20% selama masa penyimpanan 12 jam dengan penampakan mata bening, kulit tegang, insang merah, daging kenyal dan konsistensi padat. Pengujian organoleptik menunjukkan perlakuan 20% ekstrak yang banyak disukai oleh panelis karena aroma, rasa, warna dan tekstur ikan masih sangat segar. Berdasarkanhasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun api-api efektif digunakan sebagai antibakteri dan pengawet alami pada ikan tongkol pada konsentrasi 20%.
Kata-kata kunci: Avicennia marina, antibakteri, pengawet alami, Euthynus affinis
Penulis: Iswadi, Samingan, dan Ida Sartika
Kode Jurnal: jpbiologidd150791

Artikel Terkait :