PERBANDINGAN METODE KOLABORASI DENGAN CONTOH TUGAS DAN BELAJAR INDIVIDUAL DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KIMIA

Abstrak: Penelitian ini berdasarkan pada teori belajar konstruktivis secara individual dan sosial. Tujuan utama penelitian adalah menyelidiki efektifitas metode kolaboratif dan belajar individual secara tradisional dalam mengembangkan keterampilan pemecahan masalah kimia secara matematis. Perbandingan kedua metode belajar menggunakan desain quasi eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 60 mahasiswa kimia yang sedang memprogramkan mata kuliah matematika kimia. Hasil analisis data mengindikasikan bahwa efektifitas kedua metode belajar dipengaruhi oleh jenis materi kimia yang dipelajari dan konsep matematika yang relevan. Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa yang belajar individual lebih baik dibandingkan dengan belajar kolaboratif pada materi kinetika yang menggunakan konsep kalkulus. Akan tetapi, kedua lingkungan belajar memberikan pengaruh yang sama pada kemampuan pemecahan masalah kimia menggunakan konsep dasar matematika seperti logaritma dan aljabar. Selain pendekatan belajar, kemampuan mahasiswa kimia dalam pemecahan masalah dipengaruhi oleh sejumlah faktor meliputi: faktor kognitif dan pengalaman belajar. Temuan penelitian ini dapat memberikan konstribusi pada pemilihan strategi belajar dengan mempertimbangan sejumlah faktor yang berpengaruh.
Kata Kunci: pendidikan kimia, mahasiswa, belajar kolaboratif dan individual, pemecahan masalah, materi matematika
Penulis: Fahyuddin, Liliasari, Jozua Sabandar, Muhamad A. Martoprawiro
Kode Jurnal: jppendidikandd152263

Artikel Terkait :