PENGGUNAAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) UNTUK PENGELOMPOKAN DAN PENILAIAN EFISIENSI SAHAM (STUDI PADA SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN (MINING) YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2009-2013)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengelompokkan dan menilai saham yang efisien berdasarkan
metode Capital Asset Pricing Model (CAPM), yaitu model keseimbangan yang
menghubungkan risiko sistematis dengan tingkat pengembalian yang diharapkan
(expected return). Objek penelitian ini adalah saham sektor pertambangan
(mining) periode 2009-2013. Saham sektor mining dipilih karena sektor tersebut
memiliki karakter yang sensitive terhadap perekonomian global dan juga beberapa
saham menjadi saham penggerak indeks harga saham. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel
yang diambil dari penelitian ini sebanyak 16 saham sektor mining dengan
menggunakan teknik pengambilan sampel sampling purposive. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa terdapat 8 saham yang dinilai sebagai saham efisien dan
8 saham yang dinilai saham tidak efisien. Saham yang dinilai sebagai saham
efisien tersebut adalah saham DKFT, PSAB, PTRO, ADRO, KKGI, ITMG, BYAN, dan
ELSA. Posisi 8 saham tersebut dilihat dari Security Market Line (SML) terletak
di atas garis SML atau dapat dikatakan sebagai saham undervalued dan saham
tersebut layak dimiliki oleh investor.
Penulis: Ratnaningtyas,
Suhadak, Topowijono
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161005