PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI) PADA MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI MATERI“PEMBUATAN KARAKTER ANIMASI 3 DIMENSI” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI JURUSAN MULTIMEDIA SMK MAHARDIKA SURABAYA
Abstrak: Penelitian pada siswa
kelas XI SMK Mahardika Surabaya dilatarbelakangi oleh adanya kurangnya
pemahaman terhadap mata pelajaran Animasi 3 Dimensi materi pokok Pembuatan
Karakter Animasi 3 Dimensi yang berakibat pada rendahnya nilai praktek siswa
dari standar kelulusan yang ditetapkan sekolah yaitu 80. Hal ini dapat dilihat
dari hasil perolehan nilai siswa yang menyebutkan bahwa dari 28 siswa kelas
Multimedia 2, hanya 4 orang yang memperoleh nilai di atas standar kelulusan
siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media Computer Assisted
Instruction (CAI) mata pelajaran Animasi 3 Dimensi materi pokok Pembuatan
Karakter Animasi 3 Dimensi untuk siswa kelas XI SMK Mahardika Surabaya yang
layak dan efektif untuk solusi dari permasalahan belajar tersebut.
Model pengembangan yang digunakan adalah model DDDE (Decide, Design,
Develop and Evaluate) oleh Iver dan Baron. Pelaksanaan uji coba dilakukan
beberapa tahap yaitu review dengan ahli materi dan ahli media, uji coba
evaluasi dengan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, uji coba
pemakaian yaitu dengan kelompok besar. Teknik analisis data menggunakan teknik
perhitungan PSA (Presentase Setiap Aspek) untuk menghitung data hasil wawancara
ahli media dan materi serta angket untuk siswa dan rumus uji t untuk menghitung
data test.
Hasil perhitungan data validasi kedua ahli materi menunjukkan presentase
sebesar 76,78% yang termasuk dalam kategori Baik., dan data hasil validasi
kedua ahli media sebesar 88,19% yang termasuk dalam kategori baik sekali. Untuk
data perolehan uji t nilai pretest dan postest yang dilakukan terhadap kelas
eksperimen dan kelas kontrol, dari data pretest diketahui bahwa besar thitung =
0,19 < ttabel = 2,00488 yang dapat disimpulkan bahwa antara kelas eksperimen
dan kontrol memiliki kemampuan awal yang tidak jauh berbeda. Sedangkan data
nilai postest besar thitung = 5,21 > ttabel = 2,00488 yang dapat diartikan
bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang
signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa media yang diujicobakan efektif dapat
meningkatkan hasil belajar siswa.
Penulis: Wisnu Budi Yanti
Kode Jurnal: jppendidikandd160607