INTEGRASI REMEDIASI MISKONSEPSI DALAM PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM SOLVING MATERI SUHU DAN KALOR DI MAN
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah remediasi miskonsepsi yang terintegrasi dalam
pembelajaran model problem solving efektif menurunkan jumlah miskonsepsi
peserta didik materi suhu dan kalor kelas X IPA MAN 1 Pontianak. Penelitian ini
berupa ekperimen semu rancangan Nonequivalent Control Group Design. Sampel
penelitian ini 33 peserta didik kelas X IPA 3 (kelas eksperimen) dan 33 peserta
didik kelas X IPA 1 (kelas kontrol) dipilih dengan teknik intact group. Hasil
penelitian berdasarkan uji U Mann-Whitney diperoleh Zhitung < -Ztabel (-5,78
< -1,96) maka Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
penurunan jumlah miskonsepsi peserta didik yang signifikan (α = 5%) antara
kelas eksperimen dan kelas kontrol. Besar efektivitas penerapan remediasi
miskonsepsi yang terintegrasi dalam pembelajaran terhadap penurunan jumlah
miskonsepsi peserta didik tergolong tinggi (d = 1,46). Dengan demikian,
penggunaan remediasi yang terintegrasi dalam pembelajaran efektif menurunkan
jumlah miskonsepsi peserta didik materi suhu dan kalor.
Penulis: Nurhasanah, Haratua
Tiur Maria S, Erwina Oktavianty
Kode Jurnal: jppendidikandd160428