IMPLEMENTASI PROGRAM RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI) DI SMK NEGERI 2 PENGASIH
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi program RSBI; 2) Faktor-faktor
yang mempengaruhi implementasi program RSBI di SMK Negeri 2 Pengasih; 3) Upaya
yang dilakukan sekolah dalam mengatasi factor penghambat dalam implementasi
program RSBI di SMK Negeri 2 Pengasih. Jenis penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas kepala
sekolah, guru, komite sekolah, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang
digunakan berupa observasi, wawancara, dandokumentasi. Untuk analisis data,
penelitian ini melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan
triangulasi metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi program RSBI berdasarkan
8 Standar Nasional Pendidikan yaitu a) SMK Negeri 2 Pengasih menggunakan
kurikulum KTSP; yang dikembangkan bersama dengan sekolah RSBI lainnya; b)
proses pembelajaran belum bisa sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris sebagai
bahasa pengantar; c) belum ada 20% guru yang berpendidikan S2/S3 dari 161 guru;
d) pengelolaan sekolah sudah terencana dan selalu berkoordinasi dengan
unsur-unsur terkait dalam meningkatkan SDM disekolah; e) sumber dana
dialokasikan melalui anggaran APBD; f) ujian yang dilakukan merupakan ujian nasional
dan tingkat internasional; g) dengan adanya keputusan MK, sekolah yang
berstatus RSBI berstatus menjadi sekolah reguler, namun RSBI tetap berlangsung
sampai akhir tahun pelajaran 2012/2013 sesuai dengan rencana kegiatan dan
anggaran sekolah (RKAS). 2) Faktor pendukung seperti: Dinas Pendidikan
memberikan dukungan berupa bantuan dana, pengadaan sarana dan prasarana serta
pembinaan sumber daya tenaga pendidik dan kependidikan melalui pelatihan dan diklat,
kepercayaan komite sekolah, komunikasi para pelaksana program RSBI, kemandirian
sekolah, sarana prasarana yang ada, kekompakan serta komitmen dari pendidik dan
tenaga kependidikan; b) faktor yang menghambat: Pendidik dan tenaga
Kependidikan belum memenuhi syarat S2/S3. Upaya yang dilakukan sekolah: Memberi
kesempatan bagi para guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2/S3.
Penulis: Agus Sriyanto
Kode Jurnal: jppendidikandd131477