Implementasi Model Group Investigation (GI) Berbasis Masalah Kontekstual Dipadu Penilaian Proyek Pada Pembelajaran Fisika di MA
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah: 1) mengkaji perbedaan hasil belajar siswa antara
pembelajaran dengan model GI dan pembelajaran konvensional; 2) mendeskripsikan
keterampilan proses sains siswa selama pembelajaran; 3) mengkaji hubungan antara
keterampilan proses sains dan hasil belajar menggunakan model GI. Penelitian
ini adalah penelitian eksperimen dengan desain posttest-only control design.
Populasi adalah seluruh siswa kelas XI IPA di MAN 1 Jember tahun ajaran
2013/2014 dengan sampel 2 kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Teknik pengambilan data adalah observasi, dokumentasi, tes dan wawancara.Teknik
analisis data menggunakan independent sample t-test SPSS 16 untuk mengkaji
perbedaan hasil belajar, dengan persentase untuk menjelaskan keterampilan
proses sains, dan bivariate correlate SPSS 16 untuk mengkaji hubungan antara
keterampilan proses sains dan hasil belajar. Kesimpulan yang diperoleh adalah:
1) ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas
kontrol dengan sig. 0,003; 2) persentase keterampilan proses sains dalam
kategori baik dengan persentase 81,12%; 3) ada hubungan yang signifikan antara
keterampilan proses sains dan hasil belajar dengan sig. 0,039.
Penulis: Titim Matus Solichah,
Trapsilo Prihandono, Yushardi
Kode Jurnal: jppendidikandd152286