IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN TUKANG GIGI DI WILAYAH KABUPATEN BANTUL
Abstrak: Penelitian ini
menjelaskan Implementasi Kebijakan Penertiban Tukang Gigidi Wilayah Kabupaten
Bantul, mengetahui upaya-upaya yang dilakukanimplementor dan mengetahui
hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kebijakan penertiban tukang gigi.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan
datadalam penelitian ini adalah melalui wawancara informan penelitian,
observasi danstudi dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah diri peneliti
sendiri yang dalam pelaksanaannya menggunakan alat bantu berupa pedoman
wawancara. Teknikanalisis data dalam penelitian ini menggunakan empat tahap
yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi
Sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang optimalnya Implementasi Kebijakan
Penertiban Tukang Gigi di Wilayah Kabupaten Bantul dikarenakanoleh tidak adanya
peraturan yang jelas untuk dijadikan pedoman implementor setelah adanya Putusan
Mahkamah Konstitusi. Selain itu kebijakan yang adasudah tidak relevan dengan
kondisi saat ini yang tidak mengakomodirkepentingan kelompok sasaran dalam
rangka mendapatkan perizinan sebagaimana syarat dalam Putusan Mahkamah Konstitusi.
Manfaat kebijakan juga belumdirasakan kelompok sasaran karena perhatian yang
dilakukan pemerintah sangatminim. Perubahan yang diinginkan agar tukang gigi
tertib terhadap peraturan juga belum terwujud. Sikap implementor yang cenderung
melakukan pembiaran tanpaupaya kreatif berakibat sikap kelompok sasaran semakin
tidak patuh terhadap kebijakan. Namun demikian pemerintah sudah melakukan
sosialisasi kepadatukang gigi.
Penulis: SINGGIH ESTU RAHARJO
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd151931