IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KEPUTUSAN BUPATI NOMOR 307 TAHUN 2009 TENTANG PENETAPAN TERMINAL ANGKUTAN ORANG DAN BARANG DI KOTA SANGGAU
Abstract: Tujuan penelitian
ini yaitu ingin mengetahui dan menganalisis efektifitas kebijakan penetapan
terminal angkutan orang dan barang di Kota Sanggau. Adapun permasalahan dari
penelitian ini yaitu adanya kesulitan intansi Perhubungan dalam mengalokasikan
supir-supirangkot yang ada di terminal A.Yani ke terminal Rawa Bangun. Kurang
komitmen serta konsistensi implementor dalam penetapan terminal angkutan orang
dan barang, kurangnya dukungan masyarakat terhadap penetapan terminal kota.
Peneliti menggunakan Teori dari D.Mazmanian dan Sabatier dalam AG. Subarsono
(2010: 94) dengan 3 variable yaitu:karakteristik masalah, karakteristik
kebijakan, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian
kualitatif, melalui metode penelitian kualitatif, hasil penelitian menunjukkan
bahwa Implementasi keputusan Bupati tentang penetapan terminal angkutan orang
dan barang telah memberikan dampak yang cukup baik dalam rangka menertibkan
kegiatan angkutan penumpang maupun barang. Hanya saja dalam konteks penetapan
fungsi suatu terminal sebagai program dalam mengembangkan kegiatan - kegiatan
transportasi yang didasarkan atas terjaminnya pelayanan transportasi belum
tercermin dalam kegiatan penetapan terminal angkutan orang dan barang.Kurang
efektifnya Implementasi penetapan angkutan orang dan barang di Kota Sanggau
dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor tingkat kesulitan implementor,
faktor kurangnya seriusan dan komitmen, faktor kurangnya dukungan dari publik,
serta faktor adanya sikap atau tindakan dari kelompok sasaran kebijakan.
Penulis: RAMASYAFARDI
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161304