HUBUNGAN SELF CONTROL DENGAN PERILAKU CYBERLOAFING PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL
ABSTRACT: Terbaginya
konsentrasi pegawai negeri sipil bagian administrasi dalam menyelesaikan
tugasnya disebabkan oleh fasilitas internet yang tidak terbatas. Perilaku
cyberloafing merupakan segala bentuk perilaku pegawai menggunakan internet
instansi untuk tujuan pribadi saat jam kerja. Self control adalah salah satu
faktor internal individu yang menyebabkan munculnya perilaku cyberloafing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self control dengan perilaku
cyberloafing. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan alat
ukur skala perilaku cyberloafing dan skala self control. Jumlah subjek sebanyak
90 orang pegawai negeri sipil bagian administrasi di Dinas Pertanian, Dinas
Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Dinas Kepemudaan dan
Olahraga di Kota Malang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang terjadi antara self control
dengan perilaku cyberloafing (r= -0,206 dan p= 0,049) dibuktikan dari hasil
perhitungan product moment pearson. Hal ini berarti semakin rendah self control
yang dimiliki pegawai negeri sipil maka semakin tinggi perilaku cyberloafing
yang dilakukan.
Penulis: Noratika Ardilasari
Kode Jurnal: jppiodd170003