FENOMENA BULLYING DI SEKOLAH DASAR KAWASAN BERESIKO KOTA YOGYAKARTA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan bullying,
tanggapan sekolah, dan
upaya sekolah dalam mengatasi
fenomena bullying yang terjadi di SD
Negeri Keputran 1 dan SD Negeri Surokarsan 2 sebagai sekolah yang termasuk
dalam kawasan beresiko.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode
deskriptif dengan subjek penelitian: kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik
pengumpulan data: observasi dan wawancara. Teknik analisis data: reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji
keabsahan: triangulasi tehnik
dan sumber. Hasil
penelitian menunjukkan jenis
dan bentuk bullying dikategorikan menjadi fisik, verbal,
dan psikis (gestural). Namun terdapat perbedaan kualitas bullying di dua sekolah.
Bullying potensial terjadi
ketika pengawasan guru
lemah. Faktor penyebab
terjadinya bullying yaitu latar belakang keluarga (khas tepi sungai
Code) dan pergaulan teman. Tanggapan sekolah yaitu belum
semua guru mengetahui
bullying secara konsep,
namun sudah paham
secara bentuknya. Kedua sekolah
tersebut mengatasi bullying melalui kerjasama dengan pihak lain, kegiatan
ekstrakurikuler, melibatkan orang tua dalam berbagai hal, dan mekanisme
penanganan bullying.
Penulis: ELINDA EMZA KHASANAH
Kode Jurnal: jppendidikandd151844