EFEKTIVITAS MANPOWER PLANNING DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA (WORK LOAD ANALYSIS) BERDASARKAN PENDEKATAN FULL TIME EQUIVALENT

ABSTRAK: Analisis beban kerja merupakan sebuah metode untuk menentukan jumlah atau kuantitas tenaga kerja yang di butuhkan. Analisis Beban Kerja juga merupakan salah satu dari teknik peramalan atau forecasting. Terdapat beberapa kondisi dimana sebuah pekerjaan di katakan menjadi beban kerja yaitu, beban kerja normal (fit), beban kerja berlebih (overload), beban kerja yang terlalu rendah (underload). Ada berbagai macam model penghitungan dalam Analisis Beban Kerja salah satunya adalah Full Time Equivalent. Full Time Equivalent merupakan proses penghitungan yang menggunakan waktu kerja sebagai dasar acuan dalam penentuan beban kerja. Waktu beban kerja yang ada di konversikan menjadi jumlah tenaga kerja yang di butuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penghitungan Full Time Equivalent yang telah dilakukan di Departemen Pengembangan Karir, Organisasi, dan Kompetensi, jumlah yang seharusnya ada pada Departemen Bangrir OK terdiri dari satu Manajer, tiga Kabag (Kepala Bagian), keseluruhan karyawan pada Departemen Bangrir OK berjumlah delapan karyawan, enam karyawan organik dan dua karyawan outsource. Selain itu, juga ditemukan bahwa terdapat ketimpangan kompetensi pada setiap individu karyawan.
Kata kunci: Efektivitas, Analisis Beban Kerja, Full Time Equivalent
Penulis: Muhammad Ghantar Ajitia N, Arik Prasetya
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd170034

Artikel Terkait :