DAMPAK TOKO MODERN LOKAL TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA LOKAL DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN DI KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk memahami dampak keberadaan toko modern lokal terhadap
penyerapan tenaga kerja lokal dankesejahteraan karyawan dari aspek insentif
finansial, kompensasi pelengkap di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Desain
penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Informan
penelitian yaitu Staf Bidang Perdagangan DISPERINDAGKOP, Staf bidang
Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman, dan Pemilik
atau pihak manajemen toko modern lokal, serta karyawan toko modern lokal di
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Peneliti bertindak sebagai instrument
penelitian dengan bantuan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik
pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Sedangkan teknik
analisis data menggunakan analisis interaktif secara terus-menerus sampai
tuntas sehingga datanya sudah jenuh. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan
bahwa(1) Dampak keberadaan toko modern lokal di Kecamatan Depok terhadap
penyerapan tenaga kerja lokal belum sesuai dengan yang diharapkan oleh
kebijakan yaitu Perda Kabupaten Sleman No 18 tahun 2012 yang mengatur tentang
penggunaan 60% tenaga kerja lokal pada setiap toko. Berdasarkan penelitian,
toko modern lokal di Kecamatan Depok berhasil menyerap tenaga kerja lokal di
Kabupaten Sleman sebanyak 53,77%. Meskipun keberadaan toko modern di Kecamatan
Depok telah berhasil menyerap tenaga kerja lokal, dari 10 toko yang menjadi
subyek penelitian masih terdapat 5 toko yang belum menaati aturan sesuai
Peraturan Daerah No 18 tahun 2012 tentang 60% penggunaan tenaga kerja lokal
Sleman pada toko modern. Karena toko sudah berdiri sebelum adanya Perda dan
pemilik toko kurang memahami isi Perda (2) Dampak keberadaan toko modern lokal
di Kecamatan Depok terhadap kesejahteraan karyawan juga belum berdampak sesuai
dengan indikator yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu insentif finansial
dan kompensasi pelengkap karena masih ada toko yang memberikan gaji dibawah UMK
Sleman dan belum memberikan kompensasi pelengkap berupa jaminan kesehatan,
rekreasi dan konseling karyawan
Penulis: RAHMI SIAMI
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd151946