BELAJAR GERAK DAN MATEMATIKA DASAR MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERPADU DI SEKOLAH DASAR
Abstrak: Tujuan penelitian
mengkaji perbedaan pengaruh antara pendekatan pembelajaran terpadu dan
pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan motorik dasar dan
mengetahui pengaruh kemampuan awal terhadap kedua pendekatan tersebut. Taraf
kemampuan awal dibagi menjadi kemampuan matematika dasar tinggi dan rendah.
Penelitian dilakukan di SDN Panyileukan I Bandung Jawa Barat. Penelitian
dilakukan dengan metode eksperimen dengan sampel sebanyak 40 orang. Tes kemampuan
motorik dan matematika dasar dipakai sebagai alat untuk mengumpulkan data.
Teknik analisis memakai Anava 2x2 dengan uji lanjut Tuckey dan uji t pada taraf
siginifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan hasil
belajar pendekatan pembelajaran terpadu lebih baik daripada hasil belajar
konvensional. Untuk kemampuan awal matematika dasar rendah pendekatan
pembelajaran terpadu lebih baik dari pendekatan konvensional, sedangkan untuk
kemampuan awal matematika dasar tinggi tidak terdapat perbedaan antara kedua
pendekatan pembelajaran tersebut. Hasil belajar matematika pendekatan
pembelajaran terpadu lebih tinggi dibandingkan pendekatan konvensional.
Penulis: Nina Sutresna
Kode Jurnal: jppendidikandd152220