ACTIVITY BASED COSTING (ABC) SYSTEM DALAM MENENTUKAN TARIF LAYANAN RAWAT INAP (STUDI KASUS PADA RSUD DR. HARJONO S. KABUPATEN PONOROGO)
ABSTRAK: Meningkatnya
persaingan bisnis di berbagai bidang menjadi dasar dilakukannya penelitian ini.
Rumah sakit merupakan perusahaan jasa yang memiliki tujuan selain memperoleh
pendapatan juga memiliki misi sosial, sehingga dibutuhkan manajemen pengelolaan
yang baik khususnya manajemen biaya dalam mengendalikan tingkat biaya.
Pengendalian biaya yang baik akan memberikan efektifitas dan efisiensi dalam
pengeluaran biaya sehingga dapat diperoleh laba yang optimal di tengah
persaingan usaha yang terus meningkat. Activity Based Costing System merupakan metode
yang tepat dalam perhitungan biaya pokok dengan menelusuri aktivitas perusahaan
yang menimbulkan biaya operasional. Cost driver yang digunakan dalam penelitian
ini sebagai pengelompokan biaya adalah jumlah hari rawat inap, jumlah pasien
rawat inap, serta luas lantai kamar. Hasil perhitungan tarif layanan rawat inap
menggunakan metode ABC System pada RSUD Dr. Harjono S. Kabupaten Ponorogo
memberikan hasil yang lebih kecil (undercosting) pada kelas VIP, kelas Utama,
dan kelas I yang memiliki selisih sebesar Rp 251.594,466 untuk kelas VIP, Rp
42.344,528 untuk kelas Utama, dan Rp 19.154,1 untuk kelas I. Hasil perhitungan
tarif yang lebih besar (overcosting) terjadi pada kelas II dan kelas III yaitu
sebesar Rp 34.066,88 untuk kelas II dan Rp 7.089,815 untuk kelas III.
Penulis: Beny Indrasurya,
Moch. Dzulkirom AR, Muhammad Saifi
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161018