TRANSFORMASI VISUAL TOKOH MAHABHARATA DALAM SEJARAH KOMIK INDONESIA
ABSTRAK: Epik besar
Mahabharata tercipta melalui jangka waktu yang panjang di
bagian timur wilayah Punyab,
India. Proses penulisannya dimulai sekitar 300 SM, dan selama 7 abad buku
tersebut dikembangkan oleh berbagai generasi penulis sampai pada tahap akhir yang
terdiri atas sekitar 10.000 celoka dalam 18 parwa. Setelah tahap awal
pengembangannya, epik besar tersebut terus menyebar ke negara-negara dan
daerah-daerah lain, khususnya ke masyarakat yang dipengaruhi oleh kebudayaan
Hindu atau Budha, termasuk Indone- sia (Jawa, Bali, Lombok, dan daerah
lainnya). Di Indonesia, cerita tersebut ditulis ulang, ditafsirkan dan
diadaptasi kembali ke berbagai budaya dan akhirnya ditransformasikan ke dalam
berbagai bentuk seni visual dan pertunjukan. Proses konstruksi dan rekonstruksi
yang panjang dari cerita dan karakter itu merupakan proses budaya yang sangat
menarik yang masih berlangsung hingga masa kini. Fenomenanya dapat diamati
melalui adaptasi dari kisah dalam sejarah Buku Komik Indonesia, khususnya pada
transformasi gaya visual dalam beberapa contoh buku komik modern. Transformasi
visual ini mencerminkan per- ubahan nilai-nilai budaya dan suasana komunikasi
pada waktu tertentu dalam sejarah, yang pada gilirannya mengubah cara pandang
respon kreator, serta relevan dengan per- ubahan nilai-nilai masyarakat.
Penulis: Wagiono Sunarto
Kode Jurnal: jpantropologidd130071