STRATEGI BERTAHAN HIDUP MASYARAKAT DESA RAP RAP

Abstrak: Tulisan ini diangkat dari hasil penelitian tentang ketahanan pangan yang dilakukan di Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, khususnya wilayah Desa Rap Rap. Penelitian deskriptif ini bersifat kualitatif, dengan metode wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mapalus, sebuah nilai tradisional, menjadi modal sosial dalam kehidupan masyarakat. Nilai yang terinternalisasikan dalam kehidupan sosial budaya masyarakat tersebut menjadi dasar bagi kesejahteraan kelompoknya. Selain itu, mapalus mengandung prinsip resiprositas, yaitu suatu pola kehidupan yang ada ikatan dan keharusan sosial dalam masyarakat untuk saling membantu secara timbal balik. Mapalus sudah berkembang baik dan telah menjadi modal sosial yang dipertahankan oleh masyarakat desa sehingga dalam kondisi sulit pun mereka masih saling membantu dan melindungi. Rasa kebersamaan sebagai satu keluarga luas adalah kunci dan motor penggerak bagi kehidupan sosial masyarakatnya.
Kata kunci: kemiskinan, ketahanan pangan, strategi bertahan hidup
Penulis: Nyayu Fatimah
Kode Jurnal: jpantropologidd130070

Artikel Terkait :