TRANSFORMASI NILAI VIA SINETRON DAN PROBLEM URBANISASI KULTURAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF TEORI KAPITAL PIERRE
Abstract: Tulisan ini mencoba
mendekati persoalan transformasi nilai yang terjadi melalui tayangan sinetron
dengan menggunakan teori Bourdieu tentang kapital, di mana ia (kapital)
memainkan peranan yang sangat penting dalam memengaruhi habitus suatu
masyarakat. Sinetron adalah jenis tayangan yang paling banyak disiarkan oleh
televisi di Indonesia. Melalui berbagai sinetron, proses dominasi wacana
terjadi. Hasil dari proses itu adalah ‘urbanisasi’ (atau minimal imitasi)
kultural masyarakat terhadap suatu tata nilai dan kultur urban seperti yang
tampak di televisi. Sinetron mendominasi sekumpulan kapital simbolik yang
memiliki kekuatan untuk ‘memaksa’ pemirsanya mengakui adanya hirarki struktur
antara dirinya sendiri (pemirsa sinetron) dengan orang-orang (para aktor) yang
disaksikannya di layar kaca. Akhirnya, secara sederhana—meminjam istilah
Foucault—sinetron dapat dipandang sebagai “ritus kebenaran” yang direkayasa
untuk memproduksi habitus masyarakat ke arah yang dikehendaki penguasa kapital.
Penulis: Mohammad Bahrul Ulum
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140289