TANGGALKAN KHALIFAH DI BUMI INI: MEMBACA NARASI SUKARNO TENTANG SEKULARISME TURKI
Abstrak: Artikel ini membaca
kembali tulisan Sukarno yang berjudul “Apa Sebab Turki Memisah Agama Dan
Negara” terbit di Panji Islam, 1940, yang tetap relevan dalam konteks Indonesia
yang saat ini menyaksikan penguatan radikalisasi dan konservatisme, diantara
tuntutannya adalah penegakan khalifah dan penolakan demokrasi bebas. Lebih dari
lima puluh tahun yang lalu Sukarno menolak sistem khalifah yang kuno. Sukarno
melihat ini dalam kasus Turki dengan Mustafa Kemal Ataturk yang membubarkan
khalifah dan menegakkan demokrasi di sana. Bagi Sukarno pemisahan agama dan
negara merupakan keniscayaan untuk kemajuan keduanya. Sukarno juga menghadirkan
sejarah khalifah bahwa itu hasil dari perpaduan dengan Yunani-Romawi dimana
agama bermanfaat untuk legitimasi kekuasaan para kaisar. Di sini ditunjukkan
bahwa argument Sukarno tentang Islam, sejarah dan politik bisa menjadi fondasi
bagi yang ingin mengetahui relasi agama dan negara.
KEYWORDS: Sukarno, religion
and state, Islamic politics, Ottoman, Indonesia, secularization, caliphate
Penulis: al makin
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160178