SUATU TINJAUAN YURIDIS TERHADAP ALAT BUKTI DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
ABSTRAK: Tindak Pidana
Pencucian Uang (yang selanjutnya disebut TPPU) adalah modus pelarian sejumlah
uang dari hasil kejahatan. Laporan Hasil Analisis yang dilakukan oleh Pusat
Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (yang selanjutnya disebut PPATK) berguna
untuk memberikan beberapa laporan rekening mencurigakan yang dimiliki para
pejabat negara atau individu. Mereka diduga melakukan kejahatan TPPU yang
diatur di dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Laporan ini berbeda dengan laporan
dalam tindak pidana terorisme dapat dijadikan alat bukti permulaan yang cukup
dalam tingkat penyidikan untuk menjerat seseorang menjadi tersangka. Kajian
dalam penelitian ini dititikberatkan mengenai alat bukti dan perkembangannya
yang ditinjau secara yuridis dalam penanggulangan TPPU. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian sebagai
jawaban atas isu hukum tetang alat bukti dan perkembangannya ditinjau secara
yuridis dalam penanggulangan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dapat
disimpulkan bahwa LHA PPATK masih menjadi polemik perdebatan untuk dijadikan
alat bukti dalam konteks yuridis disebabkan belum adanya pengaturan secara
legal formal. Sebaliknya, hasil studi perbandingan dari negara Amerika dan
Jerman dapat disimpulkan bahwa Laporan Hasil Audit (yang selanjutnya disebut
LHA) dapat dijadikan bukti permulaan untuk menjerat seorang tersangka yang
patut diduga telah melakukan TPPU yang kemudian dapat ditingkat dalam tahap
penuntutan dan persidangan. Proses pembuktian dipersidangan diberlakukan sistem
pembuktian terbalik. Oleh karena itu, laporan ini seyogya dapat dicantumkan
sebagai alat bukti dalam Pasal 175 RUUKUHAP, selain alat bukti berupa: barang
bukti, surat-surat, bukti elektronik, keterangan seorang ahli, keterangan
seorang saksi, keterangan terdakwa dan pengamatan hakim.
Penulis: Oci Senjaya, S.H.,
M.H
Kode Jurnal: jphukumdd161061