PERILAKU KOMUNIKASI SUKU BAJO DALAM BERINTERAKSI DENGAN KOMUNITAS DARATAN DI DESA TERAPUNG KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji factor-faktor yang mempengaruhi perilaku komunikasi
suku Bajo dengan komunitas daratan di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka,
Kabupaten Buton, Propinsi Sulawesi Tenggara. Sampel dipilih secara purposive
sebanyak 10 orang dari suku Bajo, dan 10 orang dari komunitas daratan. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku komunikasi suku bajo dengan
komunitas daratan didasarkan pada adat istiadat yang masih dianut dan kebutuhan
yang berkaitan dengan aktivitas mereka sebagai pelaut. Secara keseluruhan perilaku
komunikasi suku Bajo didasarkan atas kuat lemahnya interaksi social dengan
komunitas daratan. Faktor yang memengaruhi
perilaku komunikasi suku bajo dalam berainteraksi dengan komunitas daratan,
yaitu tingkat pendidikan, pola-pola kehidupan (system kekerabatan, pola tempat
tinggal, dan pola perkawinan), bahasa, kesamaan agama, adanya kebutuhan, dan
adanya bentuk-bentuk interaksi social (kerjasama, akomodasi, dan asimilasi).
Penulis: Yamran Sampeali
Kode Jurnal: jpkomunikasidd110130