PERDAGANGAN DAN PENYELUNDUPAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA
Abstrak: Pekerja migran
berkontribusi secara siginifikan terhadap pembangunan ekonomikepada negara asal
migran dan negara yang dituju. Namun demikian, ada beberapaberbagai
permasalahan yang muncul dari pekerja migran. Perdagangan dan penyelundupan
pekerja ilegal yang lebih dikenal sebagai penyelundupan manusia. Tujuan dari
kajian ini adalah mengeksplorai apakah faktor-faktor yang mempengaruhi pekerja
migran yang datang dan bekerja di Malaysia, baik secara faktor internalmaupun
eksternal. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmenggambarkan
tentang perdagangan dan penyelundupan pekerja migran dariIndonesia dan juga
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data quesioner. Pada
tahun 2008, telah ditemukan sebanyak 35.353 pekerja migran Indonesia termasuk
laki-laki dan perempuan yang kembali dari Malaysia. Rata-rata pekerja migran
yang kembali ke Indonesia setiap bulannya sekitar 2,946 orang. Dikarenakan
keterbatasan waktu penelitian, hanya 100 responden yang mengisiquesioner.
Kajian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 faktor yang menyebabkan responden
datang dan bekerja di Malaysia, yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor
pendorong yaitu faktor ekonomi, lingkungan keluarga, pendidikan, kepadatanpenduduk,
persaingan kerja, keamana dan tekanan bencana alam. Untuk faktor penarik yaitu
kesempatan bekerja lebih luas di Malaysia dan pendapatan tinggidisana, kesamaan
budaya antara Indonesia dan Malaysia dan posisi geografi yangdekat antara kedua
negara tersebut.
Penulis: Miswanto, Desmayeti
Arfa
Kode Jurnal: jpantropologidd160012