KONTRAK SOSIAL MENURUT THOMAS HOBBES DAN JOHN LOCKE
ABSTRACT: Thomas Hobbes dan
John Locke adalah dua pemikir politik Inggris abad 17. Mereka menjadi saksi
atas pergolakan politik Inggris mulai dari Revolusi Puritan 1648 dan Revolusi
Kejayaan 1688. Banyaknya korban perang dan penindasan membuat mereka berupaya
untuk mencari alternatif solusi. Mereka terlihat “berkoalisi” untuk mencapai
tujuan yang sama tetapi dengan jalan yang berbeda. Hal ini terjadi karena
mereka memiliki asumsi yang berbeda. Jika Hobbes merasa manusia adalah serigala
bagi manusia lainnya maka Locke melihat manusia seperti kertas putih tanpa
noda. Keadaan perang menuntut Hobbes dan Locke mencari jalan keluarnya. Mereka
terlihat sependapat untuk mengajukan kontrak sosial sebagai jalan perdamaian
dimana negara akan menjamin keadilan dan kesejahteraan rakyat. Tulisan ini
berupaya untuk membahas ide mereka dalam konteks sejarah pemikiran.
Penulis: Daya Wijaya
Kode Jurnal: jpsosiologidd160379