Konflik versus Kooperasi: Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok Selatan dan Integrasi ASEAN ke Iklim Ekonomi Global
Abstrak: Negara-negara ASEAN
tengah mencanangkan untuk melaksanakan integrasi ekonomi, tak hanya
intra-regional namun juga integrasi regional terhadap iklim ekonomi global.
Namun demikian, negara-negara ASEAN sampai saat ini masih menghadapi sengketa
internasional mengenai Laut Tiongkok Selatan. Sengketa antara negara-negara
ASEAN dan Tiongkok tersebut dianggap sebagai sengketa yang paling rumit pada
abad ke-21. Terlebih lagi, Tiongkok cenderung untuk menghindari hukum
internasional dalam isu tersebut. Tulisan ini akan menganalisi bagaimana
Sengketa Laut Tiongkok Selatan yang sulit diselesaikan dengan hukum internasional
dapat menghambat integrasi ASEAN ke iklim ekonomi global. Dalam hal ini, peran
serta ASEAN dalam menyelesaikan masalah sengketa internasional harus diberikan
porsi yang sama besarnya dengan upaya integrasi ekonomi. Untuk itu, artikel ini
juga akan berusaha mencari model penyelesaian sengketa internasional yang dapat
dilakukan ASEAN untuk meredam konflik dan mendorong kesuksesan integrasi
ekonomi ASEAN ke iklim ekonomi global.
Penulis: Garry Gumelar Pratama
Kode Jurnal: jphukumdd160477