BUDAYA LOKAL VERSUS BUDAYA GLOBAL

Abstract: Najm al-Din al-Thufi al-Hanbali adalah sosok ulama yang berpikiran cerdas, produktif dan berani. Ia dikalangan sejawatnya dianggap  kontroversial karena pandangannya tentang mashlahah yang berbeda dari pandangan ulama Ushul-Fiqh pada umumnya. Ia mengatakan bahwa sumber hukum yang paling utama adalah nash (Al-Qur’an dan Al-Sunnah) , apabila keduanya sejalan dengan mashlahah maka tentu tidak ada masalah, tapi apabila ia kontradiktif dengan mashlahah maka solusi yang dapat diambil adalah mendahulukan mashlahah dari nash dengan cara takhsis bukan dengan mengelimenasi nash. Pada titik inilah Thufi dianggap kontroversial. Artikel ini akan mencoba menelaah kontroversi ini dengan pendekatan filosofis-argumentatif untuk dapat memposisikannya secara obyektif dan tidak tendensius.
Keyword: Controversy; Mashlahah; Nash
Penulis: Maimun Fuadi
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140294

Artikel Terkait :