QIRA’AT PADA MASA AWAL ISLAM
Abstract: Ragam bacaan
(qira’at) al-Qur’an sudah ada sejak diturunkan kepada Nabi Muhammad di Mekkah.
Akan tetapi qira’at ini mulai dipergunakan saat nabi sudah berada di Madinah.
Saat menyampaikan wahyu yang telah diterimanya, nabi selalu menggunakan bacaan
yang sesuai dengan kemampuan para sahabat yang hadir pada saat itu. Sehingga
kemampuan sahabat dalam membaca al-Qur’an juga bervariasi, tergantung berapa
macam bacaan (qira’at) yang telah ia dapatkan dari Rasulullah. Akibatnya, ragam
qira’at yang berkembang di setiap daerah mengalami perbedaan. Sesudah
Rasulullah wafat, para sahabat semakin giat menyebarluaskan al-Qur’an dengan
mendirikan madrasah-madrasah di sekitar tempat mereka bermukim. Sehingga, tidak
mengherankan apabila setelah generasi sahabat, muncul para ahli qira’at di
kalangan tabi’in.
Penulis: Ahmat Saepuloh
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140295