Persepsi Calon Wajib Pajak Dan Wajib Pajak Terhadap Etika Penggelapan Pajak Di Salatiga
Abstrak: Sejumlah wajib pajak
sampai saat ini masih melakukan penggelapan pajak. Hal tersebut dilakukan
dengan alasan antara lainketidakpuasan terhadap sistem perpajakan, praktik
perpajakan yangtidak adil dan perlakuan diskriminasi perpajakan. Penelitian ini
dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi wajib pajak dan calon wajib pajak
terhadap perilaku penggelapan pajak, secara khusus dari sudut pandang sistem
perpajakan, keadilan pajak dan diskriminasi dalam perpajakan. Penelitian ini
menggunakan metoda survey pada responden. Responden wajib pajak dalam
penelitian ini wajib pajak orang pribadi dengan penghasilan dari pekerjaan dan
usaha. Adapun calon wajib pajak diperoleh dari mahasiswa program studimanajemen
dan akuntansi. Data penelitian selanjutnya dianalisisdengan menggunakan teknik
analisis statistik deskriptif. Hasilpenelitian ini menemukan bahwa pada umumnya
responden tidak menyetujui bahwa penggelapan pajak merupakan tindakan yang
etis, meskipun sistem perpajakan tidak berjalan dengan baik, tidak ada keadilan
dan terjadi diskriminasi dalam praktik perpajakan. Berdasarkan temuan
penelitian ini, dapat diperoleh simpulan bahwa secara umum wajib pajak dan
calon wajib pajak persepsi negatif terhadap penggelapan pajak. Hal ini menjadi
modal bagi pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan pajak.
Penulis: Nelphy Bryan Abrahams, Ari Budi Kristanto
Kode Jurnal: jpakuntansidd160730