UJI PELEPASAN ION LOGAM NIKEL (Ni) DAN KROMIUM (Cr) KAWAT ORTODONTIK STAINLESS STEEL YANG DIRENDAM DALAM AIR KELAPA
ABSTRAK: Kawat ortodontik
stainless steel merupakan salah satu jenis kawat ortodontik cekat yang sering
digunakan dalam perawatan ortodontik dan memiliki sifat tahan terhadap korosi,
namun sifat ini dapat dipengaruhi oleh keadaan dalam rongga mulut. Rongga mulut
merupakan lingkungan yang sangat ideal untuk terjadinya korosi, akibat adanya
saliva dan komponen-komponen yang terkandung di dalamnya serta pH saliva yang
rendah. Salah satu penyebab pH saliva menjadi rendah yaitu mengonsumsi air
kelapa. Air kelapa yang memiliki pH rendah diduga dapat memengaruhi proses
terjadinya korosi kawat ortodontik stainless steel, yang ditandai adanya
pelepasan ion nikel dan kromium yang dapat berdampak buruk bagi tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumLah pelepasan ion nikel dan
kromium dari kawat ortodontik stainless steel yang direndam dalam saliva buatan
ditambah air kelapa. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif laboratorik dengan
rancangan post-test only control group design. Sampel dalam penelitian ini
yaitu kawat ortodontik stainless steel dengan tiga merek yang berbeda dan
direndam dalam saliva buatan ditambah air kelapa selama 13 jam di dalam
inkubator suhu 37oC. Hasil pelepasan dianalisis menggunakan alat Atomic
Absorpstion Spectroscopy. Data hasil penelitian kemudian disajikan dalam bentuk
grafik. JumLah ion nikel yang terlepas dari kawat ortodontik stainless steel
yang direndam dalam air kelapa pada sampel A yaitu 4,19 ppb, sampel B 38,6 ppb
dan sampel C 46,2 ppb dan jumLah pelepasan ion kromium pada sampel A yaitu 44,8
ppb, pada sampel B 48,4 ppb dan sampel C 50,1 ppb.
Kata kunci: kawat ortodontik
stainless steel, nikel dan krom, atomic absorpstion spectroscopy, air kelapa
Penulis: Marchelina M. Bonde
Kode Jurnal: jpfarmasidd160045