UJI PENGARUH PENGGUNAAN PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN DETERGEN SODIUM LAURYL SULFATE TERHADAP KECEPATAN ALIR SALIVA PADA MASYARAKAT DI DESA WALANTAKAN
ABSTRAK: Saliva merupakan
komponen dalam rongga mulut yang memiliki peran besar dalam rongga mulut.
Sekresi saliva dapat dipengaruhi oleh stimulus berupa makanan, minuman,
obat-obatan dan pasta gigi. Pasta gigi mengandung bahan seperti bahan abrasif,
pelembab, fluoride, juga bahan pembuat busa atau Sodium Lauryl Sulfate (SLS).
SLS termasuk dalam bahan detergen anionik. Pasta gigi yang mengandung SLS
banyak beredar di pasaran. Masyarakat kebanyakan menggunakan pasta gigi yang
mengandung detergen. Kecepatan alir saliva memiliki pengaruh yang besar
terhadap kesehatan rongga mulut karena kecepatan alir saliva lambat dapat
menyebabkan penumpukan sisa-sisa makanan dan berhubungan dengan resiko karies
gigi dan penyakit periodontal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
penggunaan pasta gigi detergen Sodium Lauryl Sulfate terhadap kecepatan alir
saliva pada masyarakat di desa Walantakan. Penelitian ini merupakan penelitian
Quasi eksperimental dengan desain penelitian pre and post test with control
group. Besar sampel yaitu sebanyak 42 sampel diambil dari total populasi yaitu
laki-laki dan perempuan usia 21-50 tahun dan bersedia menjadi subjek penelitian
dengan menggunakan instrumen lembar pengukuran kecepatan alir saliva. Data yang
diperoleh dianalisi menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukan
bahwa ada pengaruh bermakna pada penggunaan pasta gigi dengan kandungan
detergen sodium lauryl sulfate terhadap kecepatan alir saliva sehinngga
menurunkan kecepatan alir saliva.
Penulis: Eoudia B. Wawo
Kode Jurnal: jpfarmasidd160044