HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN SEBELUM TINDAKAN PENCABUTAN GIGI DI RSGM FK UNSRAT
ABSTRAK: Dalam pelayanan
kesehatan gigi, komunikasi interpersonal berperan penting untuk membina
hubungan yang baik antara operator-pasien. Komunikasi interpersonal yang baik
dapat mengontrol kecemasan pasien pada saat perawatan. Pencabutan gigi
merupakan tindakan dalam kedokteran gigi yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan
yang ditimbulkan pada saat tindakan pencabutan gigi dapat disebabkan oleh
beberapa faktor antara lain: ketakutan pasien akan alat-alat pencabutan gigi
dan ketakutan terhadap nyeri yang akan dirasakan pada saat pencabutan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal
operator-pasien dengan tingkat kecemasan pasien sebelum tindakan pencabutan
gigi di RSGM FK UNSRAT. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik
yang menggunakan cross sectional study dengan pengambilan sampel menggunakan
total sampling dan dilakukan di departemen Bedah Mulut RSGM FK UNSRAT pada
bulan Juni-Juli 2016. Penelitian ini dilakukan dengan menilai komunikasi
interpersonal operator-pasien menggunakan kuesioner dan mengukur tingkat kecemasan
pasien sebelum tindakan pencabutan gigi menggunakan HARS (Hamilton Anxiety
Rating Scale). Analisis data bivariat dianalisis dengan menggunakan uji
alternatif Kolmogorov-Smirnov dalam program SPSS. Hasil analisis data
menggunakan uji alternatif Kolmogorov-smirnov dengan menunjukkan nilai p = 0,00
(0,00 < 0,05) yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
komunikasi interpersonal operator-pasien dengan tingkat kecemasan pasien
sebelum tindakan pencabutan gigi di RSGM FK UNSRAT.
Penulis: Rooroh Fenesia
Mariska
Kode Jurnal: jpfarmasidd160046