PENGARUH LATIHAN ROM TERHADAP GERAK SENDI EKSTREMITAS ATAS PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR HUMERUS
ABSTRAK: Fraktur adalah
kondisi diskontinuitas susunan tulang trauma langsung maupun tidak langsung
yang diakibatkan benturan langsung jika mengenai tulang juga dapat diakibatkan
oleh adanya kompresi berulang dan fraktur. Problematik yang muncul pada post
operasi fraktur ditunjukan dengan adanya nyeri diam, nyeri gerak dan nyeri
tekan, timbulnya odema (pembengkakan), keterbatasan lingkup gerak sendi (LGS),
serta deformitas adalah dugaan adanya fraktur setelah timbul. Tujuan:
Mengetahui pengaruh latihan ROM terhadap gerak sendi ekstremitasatas pada
pasien post operasi fraktur humerus. Metode Penelitian: Metode penelitian
menggunakan quasi eksperimental, dengan pendekatan One Group Pretest Postest,
menggunakan teknik accidental sampling. Hasil uji prasyarat berdistribusi tidak
normal sehingga menggunakan uji Wilcoxon SignedRank Test. Hasil: Perhitungan
uji Wilcoxon menunjukkan hasil bahwa ada perbedaan yangbermakna derajat gerak
sendi sebelum dan sesudah latihan ROM dengan ρ value = 0,026 (< 0,05). Kesimpulan:
Ada pengaruh yang signifikan antara derajat gerak sendi sebelum dan sesudah dilakukan
latihan ROM.
Penulis: Anggita Kesuma Putri
Siti Sarifah
Kode Jurnal: jpkebidanandd150361