Pemberian Ekstrak Etanol Spondias pinnata Terhadap Volume Organ Hati Mencit Jantan
Abstract: Daun kedondong hutan
(Spondias pinnata) merupakan bagian tanaman yang secara tradisional digunakan
sebagai obat batuk. Beberapa penelitian
sebelumnya menunjukan bahwa ekstrak daun S.pinnatamemiliki aktivitas
antituberkulosis terhadap Myobacterium tuberculosisMDR. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun S.
pinnataterhadap volume organ hati pada mencit jantan galur balb/c.
Serbuk daun S. pinnata diekstraksi menggunakan metode maserasi dan
dilanjutkan dengan digesti, kemudian ekstrak diuji pada 40 ekor mencit jantan
galur balb/c yang terbagi dalam 4 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol negatif
diberikan suspensi CMC-Na 0,5% sedangkan kelompok perlakuan diberikan ekstrak
dosis 0,2; 1; dan 2 g/kg BB secara berulang selama 31 hari. Mencit dibedah dan
diambil organ hatinya.Data volume organ hati kemudian dianalisis statistik
dengan ANOVA-one way.
Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada volume
organ hati mencit jantan antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan,
sehingga pemberian ekstrak secara berulang tidak mempengaruhi volume organ hati
mencit jantan. Perubahan volume organ menjadi salah satu indikator makroskopis
terhadap adanya perubahan pada sel-sel organ akibat paparan suatu bahan uji
Penulis: Ariantari, N. P.,
Putra, I. G. N. R., Karso, F. P., Adiluhur, M. A., Kusuma, P. A. C.
Kode Jurnal: jpfarmasidd150285