OPTIMASI FORMULA MATRIKS PATCH KETOPROFEN TRANSDERMAL MENGGUNAKAN KOMBINASI ASAM OLEAT DAN MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA PUTIH (Michelia alba) SEBAGAI PERMEATION ENHANCER
Abstract: Ketoprofen merupakan
obat antiinflamasi non-steroid. Obat golongan ini dapat menimbulkan efek
samping pada saluran pencernaan, sehingga diperlukan alternatif lain pemberian
ketoprofen yaitu dengan patch transdermal. Penelitian ini dilakukan dengan
membuat 8 formula dengan perbandingan kombinasi asam oleat dan minyak atsiri
bunga cempaka putih sebesar 1:0; 1:0; 0:1; 0:1; 0,5:0,5; 0,5:0,5; 0,75:0,25 dan
0,25:0,75. Pengujian karakter fisik matriks patch meliputi uji bobot,
ketebalan, persentase susut pengeringan dan ketahanan lipatan. Data hasil uji
karakter fisik dalam pemilihan formula optimal ditentukan oleh software Design
Expert versi 7 menggunakan simplex lattice design. Uji T-test dari single
simple test pada software OpenStat digunakan untuk mengkonfirmasi data dari
formula optimal yang dihasilkan oleh simplex lattice design dengan data hasil
observasi. Penentuan mekanisme dan kecepatan pelepasan (fluks) ketoprofen
dianalisis menggunakan Solver. Dari hasil analisis, diketahui komposisi asam
oleat dan minyak atsiri bunga cempaka putih (Michelia alba) dengan perbandingan
0,549:0,451 menghasilkan karakter fisik matriks patch yang optimal dari hasil
prediksi simplex lattice design pada software Design Expert versi 7. Matriks
patch formula optimal menghasilkan profil pelepasan ketoprofen dengan total
ketoprofen terlepas sebanyak 0,81 mg pada menit ke-300 dan nilai disolusi
efisiensi sebesar 18,96% selama 300 menit. Kecepatan pelepasan (fluks)
ketoprofen sebesar 0,478 mg/jam.cm2 dengan mekanisme pelepasan ketoprofen
mengikuti persamaan Korsmeyer Peppas dengan difusi Fickian, yaitu laju difusi
lebih kecil dari relaksasi.
Keywords: Ketoprofen, asam
oleat, minyak atsiri bunga cempaka putih (Michelia alba), matriks patch
transdermal.
Penulis: Setyawan, E.I,
Pratama, P.Y.A, Budiputra, D.K.
Kode Jurnal: jpfarmasidd150286