Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 6-23 Bulan di Kabupaten Jeneponto

Abstrak: Stunting adalah retardasi pertumbuhan linier kurang dari -2 SD panjang badan menurut usia. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis faktor risiko stunting anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian analitik dengan disain cross sectional. Populasi penelitian adalah 410 Set e-files data Survei Gizi & Kesehatan Ibu dan Anak Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto 2014 jumlah sampel sebanyak 350 set data dengan teknik exhaustive sampling. Analisis data dengan uji Chi Square dan regresi logistic. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor risiko stunting pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto adalah berat badan lahir rendah OR=4,018; 95%Cl 1,714-9,420, usia anak 12-23 bulan OR=2,688; 95%Cl 1,646-4,390, tinggi badan ibu <150cm dengan OR=1,948 95%Cl 1,202-3,158, pengasuh anak tidak mencuci tangan menggunakan sabun OR=1,785; 95%Cl 1,102-2,893 serta imunisasi dasar yang tidak lengkap dengan OR= 1,673; 95%Cl 1,049-2,669. Berbagai tindakan pencegahan stunting anak usia di bawah dua tahun terutama pada kelompok berisiko stunting seperti anak dengan berat lahir rendah, tinggi badan ibu<150cm dengan membiasakan praktik mencuci tangan menggunakan sabun serta imunisasi dasar yang lengkap.
Kata Kunci: Stunting, Anak usia 6-23 bulan, BBLR
Penulis: Fahmi Hafid, Nasrul Nasrul
Kode Jurnal: jpkesmasdd160154

Artikel Terkait :