EVALUASI KESEPADANAN MUTU GIZI TEMPE KEDELAI PANGAN REKAYASA GENETIK (PRG) DAN NON-PRG SERTA DAMPAK KONSUMSINYA PADA TIKUS PERCOBAAN
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengevaluasi pengaruh tempe Pangan Rekayasa Genetik (PRG) dan
non-PRG meliputi kualitas protein, kadar malondialdehida (MDA) hati dan ginjal,
aktivitas superoksida dismutase (SOD) hati dan ginjal, dan profil spermatozoa
pada tikus percobaan. Sebanyak 45 tikus terbagi ke dalam delapan perlakuan dan
satu kontrol yang diberikan perlakuan dengan ransum tempe dan kedelai, baik PRG
maupun non-PRG, dengan konsentrasi 10% dan 20% selama 90 hari. Hasil percobaan
menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kualitas protein,
tempe PRG memiliki nilai yang sama dengan tempe non-PRG. Tikus yang diberi
ransum 10% protein kedelai non-PRG mempunyai nilai MDA hati dan ginjal yang
lebih rendah dibandingkan dengan tempe PRG 10% dan 20%, tetapi tidak signifikan
dengan kelompok kedelai non-PRG 20% dan kasein 10%. Sementara itu, nilai SOD
hati dan ginjal tidak signifikan antar grup perlakuan (p>0,05). Tidak ada
perbedaan yang signifikan pada profil spermatozoa antar perlakuan. Hasil dari
kualitas protein, MDA, SOD, dan profil spermatozoa menunjukkan bahwa kedelai
dan tempe PRG memiliki kesamaan substansial dengan kedelai dan tempe non-PRG.
Penulis: Dadi Hidayat Maskar,
Hardinsyah Hardinsyah, Evy Damayanthi, Made Astawan, Tutik Wresdiyati
Kode Jurnal: jpkesmasdd150218