UJI LAPANG TEKNOLOGI POLIKULTUR UDANG WINDU (Penaeus monodon Fabr.), IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskal) DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DI TAMBAK DESA BORIMASUNGGU KABUPATEN MAROS
ABSTRAK: Teknologi Polikultur
adalah merupakan budidaya bersama dari berbagai spesies ikan dengan tingkat tropik
yang sama, dimana organisme tersebut secara bersama-sama melakukan proses
biologi dan kimia dengan beberapa keuntungan yang bersinergi dalam satu
ekosistem. Uji lapang ini dilakukan di tambak masyarakat di Desa Borimasunggu
Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, bertujuan memasyarakatkan teknologi
polikultur udang windu, ikan bandeng dan rumput laut. Perlakuan menggunakan 3
petak tambak berukuran masing-masing 1 ha. Hewan uji yang digunakan adalah
benih udang windu dan benih ikan bandeng dengan berat rataan masing-masing
0,056±0,006 g dan 75±2,1 g. Sedangkan bibit rumput laut yang digunakan adalah
jenis Gracillaria verrucosa. Penebaran rumput laut dilakukan 30 hari lebih awal
kemudian penebaran udang windu dan ikan bandeng. Masing-masing petak terdiri
dari: Petak A ditebari 1.500 kg rumput laut, 30.000 ekor udang windu dan 1.500
ekor bandeng; Petak B ditebari 1.500 kg rumput laut dan 30.000 ekor udang
windu; Petak C ditebari 1.500 kg rumput laut dan 1.500 ekor bandeng dengan
waktu pemeliharaan 90 hari. Hasil yang diperoleh memperlihatkan laju
pertumbuhan harian pada petak A yaitu: udang windu sebesar 5,66 %, bandeng sebesar
1.84 % dan rumput laut sebesar 2,3 % atau setara roduksi 165 kg udang windu 417
kg ikan bandeng dan 4.285,7 kg rumput laut. Laju pertumbuhan harian pada petak
B adalah udang windu sebesar 5,21%, rumput laut sebesar 2,2 % dan produksi 127
kg udang windu, 3.985,7 kg rumput laut. Sedang laju pertumbuhan pada petak C
yaitu bandeng sebesar 1,91 % dan rumput laut sebesar 1,08% dengan produksi 450
kg ikan bandeng dan 3.085 kg rumput laut. Analisis ekonomi ketiga petak tambak
ternyata pada petak A memberikan produksi dan pendapatan yang lebih tinggi
disusul dengan petak B dan petak C.
Kata kunci: Teknologi
polikultur, udang windu, bandeng, rumput laut, laju pertumbuhan, produksi
Penulis: Markus Mangampa dan
Burhanuddin
Kode Jurnal: jpperikanandd140248