PENAMBAHAN ENZIM YANG BERBEDA PADA PENGOLAHAN KECAP IKAN DARI ISI RONGGA PERUT IKAN MANYUNG (Arius thalassinus) TERHADAP MUTU PRODUK

ABSTRACT: Kecap ikan merupakan produk bahan makanan hasil olahan melalui proses fermentasi yang dibuat dari ikan maupun limbah ikan dan garam. Proses pengolahan kecap ikan secara tradisional memerlukan waktu yang lama dan kadar garam yang tinggi. Fermentasi kecap ikan dapat dipercepat dengan penambahan enzim proteolitik dan pengurangan kadar garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penambahan enzim yang berbeda pada pengolahan kecap dari isi rongga perut ikan Manyung dengan penggunaan konsentrasi garam 20% selama fermentasi 45 hari terhadap mutu sensori dan kimiawi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis enzim yang berbeda (tripsin dan pepsin) dalam pengolahan kecap ikan dari isi rongga perut ikan Manyung menyebabkan pengaruh yang nyata terhadap aktivitas enzim, warna, prosentase rendemen serta nilai hedonik produknya. Penggunaan enzim tripsin dan pepsin meningkatkan nilai aktivitas enzim, prosentase rendemen dan nilai hedonik produknya secara nyata, tetapi menurunkan nilai pH. Penambahan enzim tripsin 0.3% (b/b) pada pengolahan kecap ikan dari isi rongga perut ikan Manyung dengan lama fermentasi 45 hari menghasilkan produk kecap ikan dengan kriteria pH 5.48 (sudah memenuhi kriteria mutu kecap ikan komersial dari Thailand), aktivitas enzim (0.84 µmol ml-1), prosentase rendemen (48.54), warna produk kuning kecoklatan dan nilai hedonik 6.97 (disukai panelis).
Kata kunci: Kecap ikan; isi rongga perut ikan manyung; tipsin; pepsin; mutu
Penulis: Ferika Kristianawati, Ratna Ibrahim, Laras Rianingsih
Kode Jurnal: jpperikanandd140239

Artikel Terkait :