STRUKTUR UKURAN DAN JUMLAH TANGKAPAN TUNA MADIDIHANG MENURUT WAKTU PENANGKAPAN DAN KEDALAMAN DI PERAIRAN MAJENE SELAT MAKASSAR
ABSTRACT: Ikan tuna madidihang
di perairan Majene telah dimanfaatkan oleh nelayan sejak lama dengan
menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing ulur sehingga diduga telah
terjadi pemanfaatan berlebihan dan penurunan populasi. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis struktur ukuran tuna madidihang menurut waktu dan
kedalaman. Data yang digunakan berupa
data primer seperti ukuran ikan, waktu penangkapan dan kedalaman (panjang tali
pancing ulur). Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung di
lapangan. Data dianalisis secara
deskriptif melalui perbandingan histogram dan uji t – student serta ANOVA.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) Struktur ukuran (panjang dan bobot) ikan
Tuna Madidihang yang tertangkap berdasarkan waktu harian pada waktu pagi dan
sore hari tidak berbeda, (2) Struktur ukuran (panjang dan bobot) ikan Tuna
Madidihang, yang tertangkap di sore hari lebih luas dibanding yang tertangkap
di pagi hari, (3) Struktur ukuran (panjang dan bobot) ikan Tuna Madidihang
berdasarkan waktu bulanan berbeda nyata antara yang tertangkap pada sore hari
dengan pagi hari, (4) Pada kedalaman 30-40 m ikan-ikan yang tertangkap pada
umumnya berukuran 25-145 cm, sedangkan yang tertangkap ≥ 50 m pada umumnya
adalah ukuran layak tangkap (minimal sudah pernah mijah sekali dengan ukuran
yang lebih besar.
Kata kunci: Tuna madidihang,
struktur ukuran, waktu penangkapan, kedalaman, pancing ulur, Selat Makassar
Penulis: Wayan Kantun, Achmar
Mallawa, Nuraeni L Rapi
Kode Jurnal: jpperikanandd140240