FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL PRODUKSI UNIT PENANGKAPAN PURSE SEINE (GARDAN) DI FISHING BASE PPP MUNCAR, BANYUWANGI, JAWA TIMUR
ABSTRAK: Sumberdaya ikan di
perairan Selat Bali terjadi peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga
meningkatkan jumlah armada unit penangkapan Purse Seine untuk menjaring Lemuru
yang berdampak over eksploitasi pada tahun 2010. Untuk mengatasi hal tersebut
kembali dijalankan peraturan mengenai pembatasan unit armada Purse Seine guna
menekan laju peningkatan armada penangkapan. Kebijakan tersebut berdampak
kembali stabilnya unit armada alat tangkap Purse Seine dan meningkatkan hasil
tangkapan ikan khususnya Lemuru di tahun
2011-2014 secara bertahap. Efisiensi penggunaan armada kapal penangkap ikan
yang menggunakan alat tangkap Purse Seine sangat terkait dengan masalah
identifikasi faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produktivitas dan
efektifitas dalam memanfaatkan sumberdaya ikan. Untuk itu perlu dikaji tentang
faktor produksi agar mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil
tangkapan guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan analisis deskriptif dan metode
pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan berupa
uji asumsi klasik dan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukan
bahwa faktor-faktor yang berperan nyata pada unit alat tangkap Purse Seine di
PPP Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur yaitu lama trip (X1), jumlah ABK (X2), Watt
(X3), Panjang Jaring (X4), Lebar/kedalaman Jaring (X5), Kekuatan Mesin (X6),
BBM (X7) dan Pengalaman Juragan (X9). Hubungan antara faktor-faktor produksi
dengan produksi alat tangkap Purse Seine di PPP Muncar, Banyuwangi dapat
direpresentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu sebagai berikut: ln
Y=4,441–0,494 ln X1+0,318 ln X2–0,088 ln X3+0.,104 ln X4+0,375 ln X5+0,442 ln
X6–0,103 ln X7+0,033 ln X9
Penulis: M. Agung Didi
Pratama, Trisnani Dwi Hapsari, Imam Triarso
Kode Jurnal: jpperikanandd160075