DISTRIBUSI TOTAL SUSPENDED SOLID DAN TOTAL DISSOLVED SOLID DI MUARA SUNGAI BANYUASIN KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Abstract: Muara Banyuasin
merupakan daerah estuaria yang memiliki peranan penting dari segi ekonomi
maupun ekologi, tempat bermuaranya sungai besar, beberapa sungai kecil.
Aktivitas manusia seperti industri, transportasi, penebangan hutan dan
pembukaan lahan peningkatan TSS dan TDS di Muara. Kegiatan ini menyebabkan
meningkatnya pengikisan tanah di sepanjang aliran sungai sehingga berdampak
terhadap padatan tersuspensi dan padatan terlarut semakin tinggi. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi TSS dan TDS, kondisi kualitas air
di Muara sungai Banyuasin di lihat dari parameter lingkungan, menggambarkan
distribusi TSS dan TDS saat pasang dan surut, menggambarkan profil melintang
TSS dan TDS saat pasang dan surut. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni
– Agustus 2013. Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive
sampling. Hasil Konsentrasi TSS di perairan Muara sungai Banyuasin lebih tinggi
saat surut dibandingkan saat pasang yakni nilai TSS saat surut 208 mg/l – 1640
mg/l, sedangkan saat pasang 527 mg/l – 1116 mg/l. TDS lebih rendah saat surut
dibandingkan saat pasang yakni nilai TDS saat surut 192 mg/l – 1081 mg/l,
sedangkan saat pasang 779 mg/l - 1909 mg/l. Kondisi kualitas air Muara sungai
Banyuasin meliputi suhu dan salinitas bervariasi setiap lapisan kedalaman dan
lebih dominan di lapisan permukaan perairan.
Penulis: Ahmad Firdaus, Melki,
Hartoni, Riris Aryawati
Kode Jurnal: jpperikanandd150216