ANALISIS FINANSIAL UNIT PENANGKAPAN JARING INSANG HANYUT DI DESA SUNGAI LUMPUR KABUPATEN OKI PROVINSI SUMATERA SELATAN
Abstract: Alat tangkap yang
paling banyak digunakan selang 5 tahun terakhir di Kabupaten OKI adalah jaring
insang hanyut. Jaring insang hanyut tergolong pada alat tangkap yang proses
pengoperasiannya dengan cara dihanyutkan. Berdasarkan buku tahunan statistik
perikanan tangkap Sumatera Selatan (2008 - 2012) tercatat rumah tangga produksi
(RTP) yang melakukan penangkapan dengan alat tangkap jaring insang hanyut terus
mengalami peningkatan tiap tahunnya. Selama 5 tahun terakhir RTP jaring insang
hanyut di Kabupaten OKI mengalami peningkatan sebesar 4,3 % setiap tahunnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan kemudian menentukan
kelayakan kriteria investasi dari unit penangkapan jaring insang hanyut di Desa
Sungai Lumpur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian menggunakan
metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Analisis data meliputi
analisis usaha dan analisis kriteria investasi. Hasil penelitian ini
menunjukkan keuntungan rata-rata usaha unit penangkapan jaring insang hanyut di
Desa Sungai Lumpur Kabupaten OKI adalah Rp.75.297.107 per tahun, R/C ratio
adalah 1,42 , payback period 7 bulan, 16 hari dan ROI 158,33 %. Berdasarkan
analisis kriteria investasi didapatkan NPV sebesar Rp.180.735.847, Net B/C
adalah 4,8 dan IRR 160 %. Hal ini menunjukan bahwa kriteria NPV>0, Net B/C≥1
dan IRR>discount rate sehingga unit penangkapan jaring insang hanyut di Desa
Sungai Lumpur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan layak untuk
dilanjutkan.
KATA KUNCI: Analisis usaha,
analisis kriteria investasi, Desa Sungai Lumpur, jaring insang hanyut,
Kabupaten OKI
Penulis: Soni Heron, Fitri
Agustriani, Isnaini
Kode Jurnal: jpperikanandd150214