STUDI PERTUMBUHAN ABALON TROPIS (Haliotis asinina) DENGAN PEMBERIAN PAKAN BUATAN YANG BERBEDA
Abstract: Abalon merupakan
siput atau gastropoda laut yang bersifat herbivora. Permintaan dunia akan
abalon di Indonesia terus meningkat sehingga membahayakan populasi abalon di
Indonesia, karena produk abalon di Indonesia sampai saat ini utamanya masih
dari hasil tangkapan di alam. Tujuannya penelitian ini adalah untuk mempelajari
pertumbuhan abalon tropis (Haliotis asinina) yang dilakukan dengan pemberian
pakan buatan dengan komposisi perbandingan sumber protein yang berbeda serta
mengetahui komposisi pakan buatan yang mampu meningkatkan pertumbuhan abalon
tropis (Haliotis asinina) yang paling baik. Penelitian ini mengenai studi
pertumbuhan abalon dengan pemberian pakan buatan yang berbeda yang dilaksanakan
di UPT Loka Pengembangan Bio Industri Laut, LIPI Mataram pada bulan
Juli-Oktober 2013 dengan metode RAK (Rancang Acak Kelompok). Anakan abalon yang
digunakan dengan ukuran rata-rata panjang cangkang ± 25 mm dan berat ± 2 gram.
Pengukuran dilakukan panjang dan berat abalon dilakukan tiap 2 minggu
(dwiminggu) selama 84 hari dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yakni : Abalon
tropis (Haliotis asinina) yang diberi pakan rumput laut (Gracillaria sp)
sebagai kontrol, formulasi pakan A (100% tepung udang), formulasi pakan B (50%
tepung udang : 50% tepung ikan) dan formulasi pakan C (100% tepung ikan). Hasil
yang diperoleh pertumbuhan panjang cangkang terbaik didapatkan pada pakan B
sebesar 3,92 mm. Pertumbuhan berat abalon adalah dengan pemberian pakan A 3,22
gr. Komposisi pakan buatan yang paling baik adalah pakan A dengan komposisi
sumber protein 100% tepung udang.
Penulis: Dedi Saputra Sinaga,
Melki, Dwi Eny Djoko Setyono
Kode Jurnal: jpperikanandd150213