STUDI KELAYAKAN BISNIS MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) GUNA PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL DI KABUPATEN WONOGIRI PROPINSI JAWA TENGAH
Abstrak: Permintaan mocaf
(modified cassava flour) setiap tahun mengalami peningkatan di Kecamatan
Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah. Peluang pasar terbuka
lebar ditandai dengan permintaan konsumen yang meningkat baik konsumsi maupun
industri. Hasil ini didukung dari data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten
Wonogiri tentang ketersediaan bahan baku dikonsumsi dan diproses oleh industri
mengalami peningkatan secara signifikan. Oleh karena itu, pendirian bisnis
mocaf perlu dilakukan penelitian ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran, aspek
teknis dan teknologi, aspek manajemen dan organisasi, serta aspek keuangan.
Hasil peramalan permintaan menggunakan metode regresi linier dari tahun
2016 hingga 2019 yaitu sebesar 233.400 kg, 259.100 kg, 284.800 kg, dan 310.500
kg. Bisnis mocaf akan didirikan di Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, kabupaten
Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah dengan 8 tenaga kerja langsung dan 3 tenaga
kerja tidak langsung. Bentuk badan hukum usaha adalah Commanditaire
Vennootschap (CV). Investasi awal pendirian bisnis mocaf sebesar Rp
173.043.074,50. Sumber dana Rp 73.043.074,50 modal sendiri dan Rp 100.000.000,00
pinjaman dari bank. Pinjaman dibayar selama 4 tahun dengan tingkat suku bunga
Bank Indonesia 7,5 % per tahun. Tarif pajak sebesar 12% per tahun. Laba bersih
setelah pajak tahun 2016 sebesar Rp 6.195.132,86 dan aliran kas bersih sebesar
Rp 38.593.074,50.
Hasil analisis terhadap kriteria penilaian rencana pendirian bisnis mocaf
ini diperoleh Break Event Point (BEP) dalam unit (BEPQ) 51.336 kg lebih kecil
dari prediksi rencana penjualan, rencana produksi dan kapasital maksimal.
Payback Period (PP) 2 tahun 8 bulan 24 hari lebih pendek dari umur ekonomis
usaha yaitu 4 tahun. Net Present Value (NPV) > 0, sebesar Rp74.768.082,84.
Internal Rate of Return (IRR) 22,49% > suku bunga Bank Indonesia yaitu 7,5%.
Profitability Index (PI) 1,43 > 1. Bisnis mocaf dinyatakan layak untuk
didirikan di Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah
dan diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi pihak perusahaan dan Pemerintah
Daerah serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Kata kunci: Mocaf, Analisis
Kelayakan Usaha, Aspek-aspek Kelayakan Usaha, Break Even Point (BEP), Payback
Period (PP)
Penulis: Lia Rusdiana Dewi,
Titien Isna Oesman, Petrus Wisnubrata
Kode Jurnal: jptindustridd150444