REDESIGN KERANJANG SAMPAH BERDASARKAN PENDEKATAN ERGONOMI DENGAN MENGGUNAKAN DATA ANTROPOMETRI UNTUK MENGURANGI CEDERA FISIK PADA PEMULUNG
Abstrak: Pemulung berperan
penting dalam mengelola sampah di TPA karena membantu mengurangi jumlah
timbunan sampah sehingga dapat memperpanjang umur pemakaian TPA. Alat utama
yang digunakan oleh pemulung untuk mengumpulkan dan mengangkut sampah adalah
keranjang yang terbuat dari bilah bambu. Keranjang tersebut menggunakan satu
tali yang digantungkan pada salah satu bahu, dan ada pula yang menjunjung di
atas kepala.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan keranjang lebih ergonomis
yang dapat mengurangi keluhan cedera fisik pada pemulung. Hal ini dilakukan
dengan data antropometri yaitu mengukur dimensi tubuh pemulung yang berhubungan
dengan penggunaan keranjang untuk mendapatkan ukuran keranjang yang sesuai.
Ukuran dimensi keranjang yang diperoleh adalah panjang alas=38cm, bagian atas
keranjang=50cm, tinggi keranjang=51cm, dan panjang tali keranjang=73cm.
Implementasi hasil redesign keranjang pada pemulung menunjukkan bahwa
keluhan pegal/ngeri/kaku/linu pada punggung dan pinggang mengalami penurunan
100%, sedangkan keluhan pegal/ngeri/kaku/linu pada pundak/bahu mengalami
penurunan 83,33%. Uji beda statistik menggunakan Wilcoxon menyatakan bahwa
terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah design,
=0,001.
Penulis: Monika D.Y Sareng,
Titin Isna Oesman, Joko Susetyo
Kode Jurnal: jptindustridd150445