PERENCANAAN JUMLAH MESIN YANG OPTIMAL GUNA MENYEIMBANGKAN LINTASAN PRODUKSI DITINJAU DARI SIMULASI SISTEM DAN NILAI INVESTASI (Studi Kasus di CV. Creative 71 Yogyakarta)
Abstrak: CV. Creative 71 (C71)
merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada pembuatan jok bus. Banyaknya
permintaan produk yang tidak didukung dengan lengkapnya fasilitas produksi
sering kali menyebabkan ketidaklancaran dalam kegiatan produksi, sehingga
banyak terjadi penumpukan barang yang menunggu untuk diproses. Salah satu upaya
yang dilakukan untuk meminimalisir antrian adalah penentuan jumlah mesin yang
optimal pada lini produksi.
Pada penelitian ini menganalisis keseimbangan lintasan produksi dengan
pendekatan simulasi sistem yang dibantu dengan software ProModel serta
pendekatan nilai investasi menggunakan NPV (Net Present Value), IRR (Internal
Rate of Return) dan BCR (Benefit Cost Ratio).
Berdasarkan hasil pengolahan data dengan pendekatan simulasi sistem
diperoleh hasil penambahan mesin yang optimal adalah 1 buah pada stasiun kerja
pengecatan. Kemacetan pada pengecatan mengalami penurunan dari 5,95% menjadi
3,30% pada mesin pengecatan 1 dan 3,16% pada mesin pengecatan 2. Sedangkan
nilai investasi dari penambahan 1 buah mesin diperoleh NPV bernilai positif
yaitu Rp 701.239.105,- pada metode IRR lebih besar dari tingkat pengembalian
yang diharapkan yaitu sebesar 2505,3% > 15%, dan pada metode BCR diperoleh
nilai 1,143 (BCR > 1) dengan demikian dari ketiga metode menunjukkan bahwa
investasi layak dijalankan.
Kata Kunci: Keseimbangan
Lintasan, Simulasi Sistem, Net Present Value, Internal Rate of Return, Benefit
Cost Ratio
Penulis: Nashrudin, Imam
Sodikin, Joko Susetyo
Kode Jurnal: jptindustridd150446